Menekuni Bisnis Bersama Pasangan, Berpotensi Sukses?

Mempelajari bisnis sedini mungkin merupakan hal yang baik dilakukan. Sebab, dengan kebutuhan yang semakin meningkat, pendapatan yang diperoleh hanya dari gaji bulanan terkadang tidak mampu mencukupinya. Dengan berbisnis, anda akan mendapat sumber penghasilan baru yang menguntungkan. Tidak sedikit orang yang mengharapkan memiliki bisnis sukses bersama pasangan. Karena dengan menekuni bisnis bersama orang terdekat sekaligus dicintai dinilai akan lebih mudah dalam urusan kerjasama. Namun, benarkah bisnis bersama pasangan bisa sepenuhnya membawa kita pada kesuksesan?

Memulai bisnis memang bukan perkara hal yang mudah. Sebagai pemula, banyak hal yang harus kita persiapkan dan jalani, demi berkembangnya bisnis tersebut. Tidak heran jika banyak orang yang menjalin kerjasama dengan orang terdekat agar proses kerjasama lebih mudah. Rasa nyaman dan chemistry yang ada semakin mendukung kelancaran bisnis. Misalnya, bisnis silky pudding dengan merk Puyo Dessert yang pertama kali rilis di Jakarta menjadi sukses dan berkembang ke kota-kota lain. Bisnis ini rupanya dijalani oleh kakak-beradik bernama Adrian dan Eugenie.

Potensi Jalani Bisnis Sukses Bersama Pasangan

Contoh kerjasama kakak-adik yang dilakukan dalam membangun Bisnis Puyo Dessert di atas mungkin akan berbeda lagi kondisinya jika dilakoni oleh pasangan. Mengharapkan bisnis sukses bersama pasangan bukan hal yang dilarang, namun memang ada kekhawatiran tersendiri untuk menjalaninya. Apalagi jika hubungan itu kandas di tengah jalan. Profesionalitas jelas menjadi hal yang sangat penting untuk meraih bisnis sukses bersama pasangan.

Sebenarnya, potensi melakukan bisnis bersama pasangan sama besarnya dengan berbisnis dengan siapapun. Yang terpenting adalah anda harus membangun kepercayaan penuh. Pastikan bahwa sosok pasangan yang anda akan kerjasama sudah sangat anda kenal. Tidak hanya sifat dan watak, namun juga keluarga dan teman dekatnya.

Perhatikan Resiko

Jika sudah ada kepercayaan, maka pikirkan resiko yang mungkin akan terjadi. Bagaimana kalian akan mengatasi kemungkinan masalah jika terjadi sesuatu di antara kalian maupun yang terjadi pada bisnis itu sendiri. Misalnya, cara pengambilan sikap ketika hubungan kandas (putus atau cerai), ketika bisnis menunjukkan kebangkrutan, atau bahkan ketika bisnis itu malah mengalami kesuksesan besar. Segala kemungkinan perlu dipertimbangkan.

Menekuni Bisnis Bersama Pasangan
Banyak Pula Yang Punya Bisnis Sukses Bersama Pasangan

Meskipun memiliki resiko, bisnis bersama pasangan juga memiliki potensi kekuksesan yang besar. Bagaimana tidak, menjalani hal-hal bersama orang yang dicintai tentu akan sangat menyenangkan. Kenangan yang dibangun juga akan sangat memorable untuk diingat. Membangun bisnis dari nol hingga sukses akan memiliki tempat spesial di dalam hati.

Selama anda dan pasangan memiliki kedewasaan yang keinginan saling membantu, maka bisa saja bisnis sukses bersama pasangan akan terwujud. Hal ini yang terjadi pada beberapa tokoh terkenal di Indonesia. Seperti pasangan Raffi Ahmad dan Nagita Slavina yang bersama-sama membangun perusahaan di bidang kuliner dan rumah produksi sesaat setelah menikah. Meskipun keduanya sudah sama-sama kaya, mereka menyakinkan diri untuk membangun bisnis bersama yang dilakoni dengan kerja keras keduanya.

Selain itu, ada pula pasangan Selebgram Arief Muhammad dan Tiara Pangestika yang berbisnis kos-kosan di berbagai kota. Keduanya kompak membangun bisnis ini bersama. Tak jarang, promosi bisnis juga dibagikan ke akun media sosial milik Arief dan Tipang.

Diskusikan Ini Jika Hal Buruk Terjadi

Lalu, bagaimana jika hal buruk terjadi? Pertama, jika hubungan kandas antara keduanya terjadi, maka penelesaian hubungan kerja harus dimusyawarahkan. Ada tiga pilihan, yakni (1) meneruskan kerja sama dan mempertahankan bisnis, (2) memutus kerjasama namun bisnis tetap dipertahankan dengan memberi kuasa penuh pada salah satu pihak saja, (3) memutus kerjasama dan menutup bisnis.

Kemudian, jika bisnis yang dijalani bangkrut, maka hal yang perlu didiskusikan adalah bagaimana penyelesaian utang usaha (jika ada) serta bagaimana pembagian aset yang dimiliki. Aset yang dimaksud bisa berupa peralatan dan perlengkapan dagang, aset digital seperti akun media sosial bisnis itu, atau sisa barang dagangan.

Apapun pilihan yang dipilih, selesaikan lah dengan diskusi yang damai dan dalam kondisi kepala dingin. Agar tidak terjadi hubungan yang buruk setelahnya. Selain itu, anda juga wajib melakukan hal-hal ini jika ingin menjalani bisnis sukses bersama pasangan. Baca infonya di link berikut:


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel